Statuta

Bahwa Berdasarkan Firman Tuhan sebagaimana tertulis dalam Alkitab Perjanjian lama dan Perjanjian Baru, untuk memenuhi Tri Tugas Panggilan Gereja sesuai dengan keputusan Sinode Agung HKBP Tahun 1952, Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) mendirikan Universitas pada tanggal 7 Oktober 1954, yang kemudian diberi nama Universitas HKBP Nommensen. Nama “Nommensen” diambil dan dipakai dimaksudkan untuk mengenang dan memberikan penghormatan atas pengabdian serta pengorbanan yang besar Dr. Ingwer Ludwig Nommensen sebagai apostel pertama di tanah Batak.

Bahwa sebagai lembaga yang mengelola universitas tersebut, maka HKBP mendirikan Yayasan HKBP Nommensen pada tanggal 23 Agustus 1956, dengan Akte Nomor 13 dari Notaris Renatus Lumbanraja di Pematangsiantar, yang kemudian diubah sesuai dengan kebutuhan, terakhir sekali diubah melalui Akta Nomor  6 tanggal 13 November 2014 dan Akta Nomor 7 tanggal 15 November 2014 dari Notaris Erita Wagewati Sitohang SH di Kabupaten Deli Serdang.

Bahwa dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yang juga merupakan bagian dari Tri Tugas Panggilan Gereja, maka Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, yang berasaskan Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945 melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Bahwa sebagai pedoman dasar dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dimaksud, maka disusunlah Statuta Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar 2017  sesuai dengan Surat Keputusan Yayasan Nomor …../SK/YUHKBPN/XII/2017 tanggal —- 2017.

Bahwa Statuta Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar 2017 ini, disusun berdasarkan Aturan dan Peraturan HKBP tahun 2002, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Yayasan Universitas HKBP Nommensen. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan jo Undang-undang Republik Indonesia No 28 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia No 16 2001 tentang Yayasan, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi.

Untuk memperjelas isi dari Statuta ini, beberapa hal perlu diberi batasan dan pengertian sebagai berikut:

  1. HKBP, adalah singkatan dari Huria Kristen Batak Protestan yang diakui sebagai Gereja dengan Pengakuan Pemerintah tanggal 11 Juni 1931 Staatsblad Nomor 48 dan Tahun 1932 dengan Staatsblad Nomor 360, Pengakuan Pemerintah Republik Indonesia tanggal 2 April 1968 melalui surat keputusannya Nomor Dd/P/DAK/d/135/68 dan Pengakuan Pemerintah Republik Indonesia melalui surat Keputusannya Nomor 33 tanggal 6 Pebruari 1988, berkantor Pusat di Pearaja Tarutung Tapanuli Utara.
  2. Yayasan adalah Yayasan Universitas HKBP Nommensen.
  3. Universitas adalah Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar yang didirikan oleh HKBP pada tanggal 6 Desember
  4. Organ Yayasan adalah Pembina, Pengurus, Pengawas Yayasan Universitas HKBP Nommensen.
  5. Rektor adalah Pimpinan tertinggi Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
  6. Dekan adalah pimpinan tertinggi Fakultas dalam lingkungan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
  7. Senat Universitas adalah Senat Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
  8. Senat Fakultas di lingkungan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
  9. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi melalui Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam lingkungan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
  10. Tenaga kependidikan adalah anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang penyelenggaraan Pendidikan Tinggi antara lain, pustakawan, tenaga administrasi, laboran dan teknisi, serta pranata teknik informasi di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
  11. Pejabat Struktural Akademik adalah Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Direktur Pascasarjana, Sekretaris Pascasarjana, Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, Kepala Laboratorium, Ketua Lembaga, Sekretaris Lembaga, Kepala Pusat, Sekretaris Pusat, Kepala Perpustakaan, Kepala Bidang, Sekretaris Bidang dalam lingkungan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
  12. Pejabat Struktural Administrasi adalah Kepala Biro, Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian, Kepala Urusan dalam lingkungan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dan Yayasan Universitas HKBP Nommensen.
  13. Mahasiswa adalah peserta didik pada jenjang pendidikan di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
  14. Alumni adalah Alumni Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
  15. Sivitas Akademika adalah Sivitas Akademika dalam lingkungan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, yang terdiri dari dosen dan mahasiswa.
  16. Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, dan Pengadian kepada Masyarakat.
  17. Aturan dan Peraturan adalah Aturan dan Peraturan HKBP Tahun 2002.
  18. Anggaran Dasar adalah Anggaran Dasar Yayasan Universitas HKBP Nommensen.
  19. Statuta adalah Statuta Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, yang merupakan pedoman dasar penyelenggaraan kegiatan pendidikan yang dipakai sebagai acuan untuk merencanakan, mengembangkan program dan penyelenggaraan kegiatan fungsional sesuai dengan tujuan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, berisi dasar yang dipakai sebagai rujukan pengembangan peraturan umum, peraturan akademik, dan prosedur operasional yang berlaku di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
  20. Kebebasan akademik merupakan kebebasan yang dimiliki anggota sivitas akademika yang terkait dengan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau kesenian.
  21. Kebebasan Mimbar Akademik adalah kebebasan akademik yang memungkinkan dosen menyampaikan pikiran dan pendapat secara bebas di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, sesuai dengan norma dan kaidah keilmuan.
  22. Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat adalah Lembaga Penelitian dan Pengabdian dalam lingkungan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar, yang terdiri atas Pusat Penelitian dan Pusat Pengabdian Masyarakat.
  23. Lembaga Penjaminan Mutu adalah lembaga penjaminan mutu dalam lingkungan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.
  24. Pendidikan akademik merupakan Pendidikan Tinggi program sarjana dan/atau program pascasarjana yang diarahkan pada penguasaan dan pengembangan cabang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
  25. Pendidikan profesi merupakan Pendidikan Tinggi setelah program sarjana yang menyiapkan Mahasiswa dalam pekerjaan yang memerlukan persyaratan keahlian khusus.
  26. Pendidikan vokasi merupakan Pendidikan Tinggi program diploma yang menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai program sarjana terapan.
  27. Otonomi Keilmuan adalah kegiatan keilmuan yang berpedoman pada norma dan kaidah keilmuan yang harus ditaati oleh para anggota Sivitas Akademika.
  28. Menteri adalah Menteri yang bertanggung jawab di bidang pendidikan nasional.
  29. Anggaran adalah perkiraan penerimaan dan pengeluaran.
  30. Komisi Akademik dan Personalia Yayasan Universitas HKBP Nommensen adalah unsur Yayasan, unsur Universitas, pakar pendidikan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
  31. Standard Operating Procedure (SOP) dan Standard Akuntansi Keuangan adalah ketentuan dasar mengenai mekanisme kerja yang dikeluarkan oleh Yayasan Universitas HKBP Nommensen.
  32. Disiplin Ilmu adalah ilmu pengetahuan yang didalami dan merupakan keahlian utama yang berada di salah satu Program Studi Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.

–Selengkapnya–