PELET “BION” WUJUD KREATIVITAS DAN INOVASI PRODI BIOLOGI FMIPA UHKBPNP

PELET “BION” WUJUD KREATIVITAS DAN INOVASI  PRODI BIOLOGI FMIPA UHKBPNP

Rektor Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHKBPNP) Prof. Dr. Sanggam Siahaan, M.Hum sangat mendukung dan mendorong kreatifitas dan inovasi para dosen dan mahasiswa. Ini direspon oleh Prodi Biologi FMIPA Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dengan ditemukannya Pelet “BION” yaitu singkatan dari Biologi UHKBPNP. Karya ini lahir dari ide penelitian dosen Prodi Biologi FMIPA UHKBPNP, Herna Febrianty Sianipar, M.Si bersama para mahasiswa yakni Vaisal, Maria, Era, Gokma, dan Fitri.

Pelet BION dibuat dengan memanfaatkan sampah organik yang berasal dari rumah tangga maupun rumah makan. Dalam proses pembuatannya sampah organik seperti nasi, tulang ikan dikeringkan kemudian dihaluskan dan ditambahkan dengan beberapa komposisi yang lain seperti tepung beras, dedak (serbuk halus kulit padi), ragi, yoghurt, kemudian difermentasi selama 1 minggu. “Pembuatan Pelet BION juga merupakan salah satu cara untuk mengurangi sampah yang ada di lingkungan sekitar,” terang Herna.

Pelet sebagai sumber makanan bagi hewan ternak seperti ayam, burung, dan ikan menjadi energi untuk tumbuh dan merupakan komponen biaya produksi yang paling besar jumlahnya. Untuk menekan jumlah biaya produksi tersebut maka perlu dilakukan usaha untuk peningkatan kualitas pelet, salah satu efisiensi pemanfaatan pelet adalah penggunaan probiotik. Probiotik adalah  istilah yang digunakan pada mikro organisme hidup yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain/inangnya.

“Manfaat probiotik bagi hewan yakni memperbaiki laju pertumbuhan ternak, memperbaiki penggunaan makanan, meningkatkan produksi telur, dan memperbaiki kesehatan; yang  mencakup ketahanan terhadap infeksi penyakit lain oleh antagonisme langsung atau dengan stimulasi kekebalan,” jelas Herna.

Rianita Simamora, M.Pd selaku dekan FMIPA UHKBPNP mengarahkan para dosen FMIPA untuk melakukan penelitian dan pengembangan, inilah yang menjadi alasan terciptanya pelet ternak probiotik dengan merk “BION”. Hal ini untuk mewujudkan visi dan misi FMIPA Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar memiliki untuk selalu berinovasi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Saat ini Pelet BION masih dalam tahap pengembangan dan perbaikan mutu dan berharap produk ini dapat dipatenkan dan menjadi alternatif pakan yang dapat dikomersilkan dengan biaya yang lebih ekonomis di kalangan para pengusaha di bidang peternakan hewan maupun perikanan.. Tidak menutup kemungkinan bahwa di masa yang akan datang akan tercipta produk-produk yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan dipatenkan. Jadi tidak usah ragu atau bimbang untuk bergabung dengan Prodi Bilogi FMIPA UHKBPNP.

Bagikan :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *